Sejarah Internet, Perangkat Keras Internet, ISP Dan DNS
Thursday, September 21 2017
Assalamualaikum Wr.Wb

Ini adalah artikel pertama yang saya buat, yaitu tentang sejarah internet, perangkat keras internet, ISP dan DNS. Teman-teman semua pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya internet, karena hampir semua kalangan sudah menggunakan internet dalam kesehariannya, namun belum mengetahui tentang sejarah maupun perangkat-perangkatnya. Dalam artikel ini kita akan mengetahuinya. Semoga artikel ini bermanfaat, selamat membaca.
Gambar terkait

A. SEJARAH INTERNET
Hasil gambar untuk sejarah internet

Dalam pembahasan pertama ini kita akan mengulas tentang sejarah internet. Internet adalah jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

B. PERANGKAT KERAS INTERNET
1. Komputer

Hasil gambar untuk komputer

         Komputer adalah komponen utama untuk bisa mengakses internet. Spesifikasi komputer yang digunakan dalam koneksi internet sangat menentukan kecepatan kinerja dalam akses internet. Dalam komputer terdapat beberapa perangkat :
a.       Monitor
b.      Memory ( RAM )
c.       Processor Pentinum
d.      Hardisk

2. Modem

Hasil gambar untuk modem

Modem berasal dari singkatan MOdulator dan DEModulator. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan demolator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan)dari sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik. Modem adalah alat komunikasi dua arah. Modem terbagi atas :
a.       Modem dial up ( internal/eksternal/cable modem/modem ADSL )
b.      Modem kabel ( cable modem )
c.       Modem ADSL atau Asymmetric Digital Subcriber Line
d.      Modem CDMA
3. Telepon 

Hasil gambar untuk jaringan telepon

Jaringan telepon merupakan salah satu prasyarat untuk terhubung ke internet karena jaringan telepon digunakan untuk meneruskan sinyal dari modem. Proses pada saat modem terhubung dengan telepon dan kita memulai hubungan dengan ISP.
A.    Perangkat Keras Pendukung Untuk Mengakses Internet
1.      Komputer untuk server
Komputer server adalah kompuer yang memberi layanan kepada komputer lain (computer client), karena berfungsi memberikan layanan maka pekerjaan yang dilakukan oleh server sangat banyak.
2.      Komputer untuk workstation (client)
Komputer client adalah komputer yang terdapat dalam sebuah jaringan yang berfungsi sebagai penerima layanan. Biasanya memounyai kemampuan yang lebih rendah dari pada komputer server.
3.      LAN card atau NIC (Network Interface Card)
Pada komputer MAC menggunakan satu kotak khusus yang ditancapkan ke port serial atau SCSI port. Sedangkan pada notebook menggunakan PCMCIA. Slot untuk memasang kartu jaringannya. Kartu jaringan yang biasa digunakan adakan kartu jaringan Ethernet dan kartu token ring.

4.      HUB Konsentrator
HUB merupakan perangkat yang menyatukan kabel-kabel jaringan dan tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain. Dengan menggunakan HUB kita dapat menambah workstation setiap saat tanpa mengganggu jaringan lain yang sedang beroprasi.
5.      Kabel
Kabel merupakan peralatan yang berfungsi untuk menghubungkan server dengan workstation . Macam-macam kabel antara lain :
a.       Kabel coaxial
b.      Kabel twisted pair
c.       Kabel fiber optic (FO)

6.      Conector RJ 45
Alat konektor yang dipasangi disetiap ujung kabel UTP yang menghubungkan antar komputer, HUB maupun switch.
7.      UPS (Uninterupted Power Supply)
Alat yang berfungsi sebagai back up tegangan alat listrik sekaligus menstabilkan tegangan.
8.      Printer
Printer digunakan untuk mencetak hasil kerja pada kertas komputer. Ketika kita menggunakan internet mungkin kita dapat menggunakan internet untuk menampilkan beberapa informasi dari internet melalui media kertas kerja.
9.      Switch
Switch jaringan adalah sebuah alat jaringan yang melakukan bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwading berdasarkan alamat MAC).
10.  Repeater
Repeater merupakan perangkat yang digunakan untuk menerima sinyal dan memancarkan kembali sinyal tersebut dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli, singkatnya repeater berfungsi untuk menguatkan sinyal agar sinyal dikirim sama dengan sinyal aslinya.
11.  Bridge
Merupakan sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan.
12.  Router
Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Router berbeda dengan switch.

3. ISP (Internet service provider)
Hasil gambar untuk isp

ISP adalah perusahaan atau badan usaha yang menjual koneksi internet atau sejenisnya kepada pelanggan. ISP awalnya sangat identik dengan jaringan telepon, karena dulu ISP menjual koneksi atau akses inernet melalui jaringan telepon. Seperti salah satunya adalah telkomnetinstant dari telkom.
Sekarang, dengan perkembangan teknologi ISP itu berkembang tidak hanya menggunakan jaringan telepon tapi juga menggunakan teknologi seperti fiber optic dan wireless. Di Bali, Denpasar khususnya ISP dengan teknologi wireless paling banyak tumbuh. Karena teknologi ini “paling murah”. Tidak perlu membangun jaringan kabel, mudah dipindahkan, tidak ada biaya izin dan lain-lain.
ISP atau penyelengara Jasa Internet adalah sebuah perusahaan atau badan yang menyelenggarakan jasa sambungan internet dan jasa lainnya yang berhubungan. Kebanyakan perusahaan telepon merupakan penyelenggara jasa internet. Mereka menyediakan jasa seperti hubungan ke internet, pendaftaran nama dominan, dan hosting.
ISP ini mempunyai jaringan baik secara domestik maupun internasional sehingga pelanggan atau pengguna dari sambungan yang disediakan oleh ISP dapat terhubung dengan jaringan internet global. Jaringan di sini berupa media transmisi yang dapat mengalirkan data yang dapatberupa kabel (modem, sewakabel, dan jalur lebar), radio, maupun VSAT.
ISP menerapkan biaya bulanan kepada pelanggan. Hubungan ini biasanya dibagi menjadi dua kategoti : modem (dial-up) dan jalur lebar. Hubungan dial-up saat ini banyak ditawarkan secara geratis atau dengan harga murahdan membutuhkan penggunaan kabel telpon biasa.

4. DNS (Domain Name System )
Hasil gambar untuk dns

Domain Name System (DNS) adalah untuk mendistribusikan sistem database yang digunakanuntuk mencari nama komputer (resolusi nama) dalam jaringan yang menggunakan TCP / IP(Transmission Control Protocol / Internet Protocol).DNS secara otomatis mengkonversi nama yang kita ketik di address bar browser ke alamat IP server web hosting situs tersebut. DNS menerapkan database terdistribusi untuk menyimpan informasi nama dan alamat untuk semua host publik di internet.
 DNS menganggap alamat IP tidak berubah (secara statis ditugaskan daripada yang ditetapkan secara dinamis). Database DNS berada pada hirarki server database khusus. Ketika klien seperti permintaan web browser masalah yang melibatkan nama internet host, sebuah software yang disebut resolver DNS ( biasanya dibangun kedalam sistem operasi jaringan ) kontak pertama server DNS untuk menentukan alamat IP server. Jika server DNS tidak berisi pemetaan dibutuhkan, maka pada gilirannya akan meneruskan permintaan ke server DNS yang berbeda pada tingkat yang lebih tinggi dalam hirarki. Setelah forwarding berpotensi beberapa pesan delgasi dikirim dalam hirarki DNS, alam IP untuk host yang diberikan akhirnya tiba resolver, yang pada gilirannya melemgkapi permintaan over internet protocol.

Terima kasih telah mengunjungi blog saya :D

Wassalamualaikum Wr.Wb.

Source :








Komentar

Postingan populer dari blog ini

My dreams

past story

I Love My Sisters